Analisis Pengalaman Mahasiswa dalam Menggunakan ChatGPT untuk Mendukung Proses Belajar
Abstract
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan generatif di lingkungan pendidikan tinggi semakin
mendorong perubahan dalam cara mahasiswa memperoleh dan mengolah informasi untuk kegiatan
akademik. Salah satu teknologi yang banyak digunakan adalah ChatGPT, yang mampu memberikan
respons berbasis teks secara cepat dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman
mahasiswa dalam memanfaatkan ChatGPT sebagai sarana pendukung pembelajaran, meliputi
intensitas penggunaan, tujuan pemanfaatan, persepsi terhadap efektivitas belajar, serta pengaruhnya
terhadap kemandirian belajar.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan
observasi konten pada media sosial, khususnya TikTok dan Instagram, serta data survei simulatif
yang disusun berdasarkan pola penggunaan yang umum ditemukan di kalangan mahasiswa. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa menggunakan ChatGPT secara rutin,
dengan frekuensi penggunaan antara tiga hingga tujuh kali dalam satu minggu. Pemanfaatan utama
ChatGPT dilakukan untuk membantu memahami materi perkuliahan dan menyelesaikan tugas
akademik. Sebagian besar responden juga menilai bahwa penggunaan ChatGPT memberikan dampak
positif terhadap efektivitas belajar mereka.Selain itu, hasil penelitian mengindikasikan adanya
peningkatan kemampuan mahasiswa dalam melakukan eksplorasi pengetahuan secara mandiri dan
memecahkan permasalahan akademik. Namun demikian, peningkatan pada aspek regulasi diri masih
tergolong terbatas dibandingkan indikator lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan
ChatGPT memiliki potensi untuk mendukung proses pembelajaran apabila digunakan secara kritis dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai
pengalaman mahasiswa Indonesia dalam memanfaatkan teknologi AI sekaligus menjadi dasar dalam
merumuskan strategi pengembangan literasi digital yang lebih efektif di perguruan tinggi.
Keywords:
ChatGPT, Kecerdasan Buatan Generatif, Efektivitas Belajar, Persepsi Mahasiswa, Pendidikan TinggiReferences
[1] D. Baidoo-Anu and L. O. Ansah, "Education in the era of generative artificial intelligence (AI): Understanding the potential benefits of ChatGPT in promoting teaching and learning," SSRN Electron. J., 2023, doi: 10.2139/ssrn.4337484.
[2] T. B. Brown et al., "Language models are few-shot learners," in Advances in Neural Information Processing Systems, vol. 33, 2020, pp. 1877–1901.
[3] C. K. Y. Chan and W. Hu, "Students' voices on generative AI: Perceptions, benefits, and challenges in higher education," Int. J. Educ. Technol. High. Educ., vol. 20, no. 43, 2023, doi: 10.1186/s41239-023-00411-8.
[4] S. Frieder et al., "Mathematical capabilities of ChatGPT," in Advances in Neural Information Processing Systems, vol. 36, 2023.
[5] A. Granić and N. Marangunić, "Technology acceptance in education: A meta-analysis," Comput. Educ., vol. 143, p. 103680, 2019, doi: 10.1016/j.compedu.2019.103680.
[6] E. Kasneci et al., "ChatGPT for good? On opportunities and challenges of large language models for education," Learn. Individ. Differ., vol. 103, p. 102274, 2023, doi: 10.1016/j.lindif.2023.102274.
[7] F. Ouyang and P. Jiao, "Artificial intelligence in education: The three paradigms," Comput. Educ.: Artif. Intell., vol. 2, p. 100020, 2021, doi: 10.1016/j.caeai.2021.100020.
[8] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2019.
[9] A. Tamkin, M. Brundage, J. Clark, and D. Ganguli, "Understanding the capabilities, limitations, and societal impact of large language models," arXiv preprint arXiv:2102.02503, 2021.
[10] L. S. Vygotsky, Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA, USA: Harvard University Press, 1978.
[11] O. Zawacki-Richter, V. I. Marín, M. Bond, and F. Gouverneur, "Systematic review of research on artificial intelligence applications in higher education—Where are the educators?," Int. J. Educ. Technol. High. Educ., vol. 16, no. 39, 2019, doi: 10.1186/s41239-019-0171-0.
[12] B. J. Zimmerman, "Attaining self-regulation: A social cognitive perspective," in Handbook of Self-Regulation, M. Boekaerts, P. R. Pintrich, and M. Zeidner, Eds. San Diego, CA, USA: Academic Press, 2000, pp. 13–39, doi: 10.1016/B978-0121098902/50031-7.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sahir Alfa Rizqi, Yoga Apriyanto, Daniel Syaputra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




