Analisis Pengalaman Mahasiswa dalam Menggunakan ChatGPT untuk Mendukung Proses Belajar

Authors

  • Sahir Alfa Rizqi Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Universitas Lampung Indonesia Author
  • Yoga Apriyanto Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Universitas Lampung Indonesia Author
  • Daniel Syaputra Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Universitas Lampung Indonesia Author

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan generatif di lingkungan pendidikan tinggi semakin 
mendorong perubahan dalam cara mahasiswa memperoleh dan mengolah informasi untuk kegiatan 
akademik. Salah satu teknologi yang banyak digunakan adalah ChatGPT, yang mampu memberikan 
respons berbasis teks secara cepat dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman 
mahasiswa dalam memanfaatkan ChatGPT sebagai sarana pendukung pembelajaran, meliputi 
intensitas penggunaan, tujuan pemanfaatan, persepsi terhadap efektivitas belajar, serta pengaruhnya 
terhadap kemandirian belajar.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan 
observasi konten pada media sosial, khususnya TikTok dan Instagram, serta data survei simulatif 
yang disusun berdasarkan pola penggunaan yang umum ditemukan di kalangan mahasiswa. Hasil 
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa menggunakan ChatGPT secara rutin, 
dengan frekuensi penggunaan antara tiga hingga tujuh kali dalam satu minggu. Pemanfaatan utama 
ChatGPT dilakukan untuk membantu memahami materi perkuliahan dan menyelesaikan tugas 
akademik. Sebagian besar responden juga menilai bahwa penggunaan ChatGPT memberikan dampak 
positif terhadap efektivitas belajar mereka.Selain itu, hasil penelitian mengindikasikan adanya 
peningkatan kemampuan mahasiswa dalam melakukan eksplorasi pengetahuan secara mandiri dan 
memecahkan permasalahan akademik. Namun demikian, peningkatan pada aspek regulasi diri masih 
tergolong terbatas dibandingkan indikator lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan 
ChatGPT memiliki potensi untuk mendukung proses pembelajaran apabila digunakan secara kritis dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai 
pengalaman mahasiswa Indonesia dalam memanfaatkan teknologi AI sekaligus menjadi dasar dalam 
merumuskan strategi pengembangan literasi digital yang lebih efektif di perguruan tinggi. 

Keywords:

ChatGPT, Kecerdasan Buatan Generatif, Efektivitas Belajar, Persepsi Mahasiswa, Pendidikan Tinggi

References

[1] D. Baidoo-Anu and L. O. Ansah, "Education in the era of generative artificial intelligence (AI): Understanding the potential benefits of ChatGPT in promoting teaching and learning," SSRN Electron. J., 2023, doi: 10.2139/ssrn.4337484.

[2] T. B. Brown et al., "Language models are few-shot learners," in Advances in Neural Information Processing Systems, vol. 33, 2020, pp. 1877–1901.

[3] C. K. Y. Chan and W. Hu, "Students' voices on generative AI: Perceptions, benefits, and challenges in higher education," Int. J. Educ. Technol. High. Educ., vol. 20, no. 43, 2023, doi: 10.1186/s41239-023-00411-8.

[4] S. Frieder et al., "Mathematical capabilities of ChatGPT," in Advances in Neural Information Processing Systems, vol. 36, 2023.

[5] A. Granić and N. Marangunić, "Technology acceptance in education: A meta-analysis," Comput. Educ., vol. 143, p. 103680, 2019, doi: 10.1016/j.compedu.2019.103680.

[6] E. Kasneci et al., "ChatGPT for good? On opportunities and challenges of large language models for education," Learn. Individ. Differ., vol. 103, p. 102274, 2023, doi: 10.1016/j.lindif.2023.102274.

[7] F. Ouyang and P. Jiao, "Artificial intelligence in education: The three paradigms," Comput. Educ.: Artif. Intell., vol. 2, p. 100020, 2021, doi: 10.1016/j.caeai.2021.100020.

[8] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2019.

[9] A. Tamkin, M. Brundage, J. Clark, and D. Ganguli, "Understanding the capabilities, limitations, and societal impact of large language models," arXiv preprint arXiv:2102.02503, 2021.

[10] L. S. Vygotsky, Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA, USA: Harvard University Press, 1978.

[11] O. Zawacki-Richter, V. I. Marín, M. Bond, and F. Gouverneur, "Systematic review of research on artificial intelligence applications in higher education—Where are the educators?," Int. J. Educ. Technol. High. Educ., vol. 16, no. 39, 2019, doi: 10.1186/s41239-019-0171-0.

[12] B. J. Zimmerman, "Attaining self-regulation: A social cognitive perspective," in Handbook of Self-Regulation, M. Boekaerts, P. R. Pintrich, and M. Zeidner, Eds. San Diego, CA, USA: Academic Press, 2000, pp. 13–39, doi: 10.1016/B978-0121098902/50031-7.

Downloads

Published

2026-07-06

How to Cite

Rizqi, S. A., Apriyanto, Y., & Syaputra, D. (2026). Analisis Pengalaman Mahasiswa dalam Menggunakan ChatGPT untuk Mendukung Proses Belajar. Journal Purnama Education and Learning Studies, 1(1), 80-87. https://journal-purnama.com/index.php/pels/article/view/39

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.